Pilih Mainan yang Aman Untuk Anak

Mainan berperan penting bagi tumbuh kembang si buah hati. Mainan membuat suasana hati anak senang dan membantu proses tumbuh kembang anak. Namun tidak jarang pula mainan dapat membahayakan anak.
Beberapa langkah yang sebaiknya Anda perhatikan sebelum memilih dan membelikan anak mainan:
- Pilihlah mainan sesuai dengan usia, tingkat perkembangan, dan keterampilan yang dimiliki anak.
Proses tumbuh kembang anak yang satu berbeda dengan anak lain. Pahami dahulu kemampuan dan keterampilan yang dimiliki anak sebelum Anda memutuskan membeli sesuatu. Jangan berikan mainan yang diperuntukan untuk anak yang lebih tua dengan menganggap mainan itu tentu akan berguna baginya nanti.
- Baca teliti informasi yang tertulis pada kemasan dan label mainan.
Umumnya informasi yang tertera berkaitan dengan cara main dan manfaat dari mainan tersebut.
- Hindari memberikan mainan yang memiliki banyak bagian kecil lepas pasang pada anak di bawah usia tiga tahun.Anak-anak dalam usia tersebut sedang berada dalam tahap giat mengeksplorasi lingkungan, sehingga mereka cenderung memasukkan berbagai benda ukuran kecil ke dalam mulut atau lubang hidung.
- Jika Anda memilihkan mainan bongkar pasang, pastiakan setiap bagian-bagian tersebut lebih besar dibanding mulut anak.
- Hindari membelikan mainan yang terlalu berat dan memiliki bagian-bagian tajam.
- Pastikan mainan yang Anda berikan tidak memiliki bagian yang mudah terlepas (Contoh: kancing, pita, manik-manik), karena beresiko tertelan. Jika mainan yang Anda pilihkan bertali, usahakan panjang tali tersebut tidak lebih dari 30 cm, karena beresiko membelit leher dan menyebabkan anak tercekik.
- Periksa pewarna mainan dan keamanan bahan pembuatnya.
- Hindari sembarangan memberikan mainan dari saudara, anak teman, dan lainnya. Periksa terlebih dahulu kondisi mainan tersebut jangan sampai membahayakan anak.